Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
eproduk
Kalender Tanam

Video Inovasi

Video Lainnya

Waktu Banten

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday264
mod_vvisit_counterYesterday332
mod_vvisit_counterThis week1257
mod_vvisit_counterLast week2510
mod_vvisit_counterThis month8291
mod_vvisit_counterLast month10153
mod_vvisit_counterAll days310515
Caplak Legowo Solusi Tanam Padi Sawah PDF Cetak E-mail
Oleh Asep Wahyu   
Rabu, 01 Agustus 2012 16:52

Padi sawah merupakan komoditas pokok bahan pangan nasional. Hampir seluruh penduduk di wilayah Indonesia mengkonsumsi nasi berbahan baku beras yang berasal dari padi. Beras difungsikan sebagai sumber karbohidrat yang dapat menghasilkan tenaga untuk aktivitas kerja sehari-hari. Beberapa komoditas lain yang ditawarkan untuk mengganti beras sampai saat ini belum efektif meskipun bebepara produknya dibuat serupa dengan bentuk beras.

Penanaman padi di Indonesia saat ini memiliki beberapa cara, diantaranya: cara tegel, cara acak dan cara jajar Legowo. Penanaman padi dengan cara jajar Legowo diinformasikan dapat meningkatkan produktivitas gabah lebih banyak dibandingkan cara lainnya. Namun demikian dimaklumi apabila ada teknologi yang lebih baik, maka umumnya harus diiringi input yang lebih besar.  Cara tanam sistem acak tidak memerlukan aturan khusus jarak tanam, adapun cara tegel dibutuhkan tambahan pekerjaan menggaris tanah dengan garisan yang dibantu dengan bentangan tali agar penanaman lebih lurus. Untuk cara jajar Legowo input yang diberikan perlu lebih besar lagi, selain tambahan pekerjaan menggaris tanah juga harus ada tanda garis untuk menanam sisipan pada baris pinggir bedengan.

Keluhan petani pada cara tanam jajar Legowo umumnya berasal dari para tukang tanam. Menanam bibit padi dengan cara  jajar Legowo dianggap lebih rumit dan lebih lama dibanding cara lainnya. Untuk mengurangi keluhan tersebut, beberapa staf Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten membuat prototype caplak sebagai alat penggaris tanah dengan tujuan memudahkan dalam pembuatan garis di lahan sawah yang akan ditanam padi dengan cara jajar Legowo.  Bahannya digunakan kayu yang tersedia di toko matrial. Dipilih jenis kayu yang tahan terhadap air, memiliki bobot relatif ringan dan harga terjangkau. Harga bahan dan ongkos pembuatan caplak Legowo diperkirakan sebesar Rp 125.000,- per unit. Pada gambar di atas ditunjukkan prototype caplak untuk cara tanam Legowo 2 : 1 dimana dibuat ukuran jarak tanam 25 cm, jarak tanam barisan pinggir 12,5 cm dan lebar antar bedengan 50 cm.

LAST_UPDATED2
 

Success Story

Joomla Templates by JoomlaVision.com